WANITA MELAYU RANTAU

I.    PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang

Studi tantang peranan wanita saat ini cukup mendapat perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah. Ini berarti semakin banyak kaum hawa yang dilahirkan di muka bumi maka seharusnya semakin besar pula perannya dalam mengatur masyarakat. Namun ketidakberimbangan peran wanita dalam masyarakat menjadikan permasalahan yang cukup berarti bagi pemerintah.

Fenomena bergesernya peranan politik wanita khususnya keturunan Melayu disinyalir mengakibatkan keterpurukan budaya Melayu. Potensi lebih yang dimiliki oleh tanah kelahiran mereka kurang bisa tereksplorasi dengan baik sehingga berbuntut timbulnya keinginan pihak lain untuk dapat memanfaatkannya.

Bukti tentang hal tersebut dapat dilihat di media cetak maupun elektronik, seperti tidak cukup hanya mengklaim lagu Rasa Sayange salah satu negara tetangga kita kembali diberitakan mengklaim kesenian Reog sebagai kesenian asli mereka. Meski persoalan sebernarnya belum dibuktikan secara empiris, cuplikan tersebut sudah cukup membuat khawatir para pemerhati sejarah kebudayaan Melayu.

Salah satu faktor penentu terjadinya hal di atas bisa juga karena terbatasnya kemampuan berpolitik wanita Melayu yang diwujudkan dalam minimnya peran wanita Melayu dalam lembaga sosial kemasyarakatan atau organisasi yang bergerak di bidang politik. Wanita keturunan Melayu kebanyakan terkungkung dalam adat yang mengharuskan agar wanita itu menjadi penurut.

Akar permasalahan itu tidak luput dari faktor budaya yang sudah terbentuk jauh sebelum negara ini merdeka. Konsep budaya yang masih dipertahankan antara lain pada orang Minang dikenal konsep ‘rantau’ yang bermakna suatu tempat di luar kampung halaman. Konsep itulah yang mendasari tulisan ini.

Satu Tanggapan to “WANITA MELAYU RANTAU”

  1. dewirohmah Says:

    bersambung…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: